5 Tim Esports Cewek Indonesia yang Membanggakan


Membuat prestasi kini bisa dilakukan di bidang apa saja, termasuk dalam dunia kompetisi game. Kalau kita kembali ke 10 tahun yang lalu, saat itu pasti masih banyak orang yang enggak menyangka kalau seseorang bisa berprestasi dan menghasilkan uang dari bermain game. Tim esports pun kini telah banyak meramaikan Indonesia dan banyak dari mereka yang sudah berprestasi di kompetisi nasional maupun internasional.

Memang tim esports Indonesia didominasi oleh cowok. Namun, di tengah pesatnya industri game saat ini, cewek pun mulai banyak yang menunjukkan kertertarikan dan keahlian mereka di dunia kompetisi game. Enggak kalah dengan tim esports cowok, mereka juga telah mencetak berbagai prestasi yang pastinya membanggakan Indonesia.

Nah, siapa aja, sih, tim esports cewek Indonesia yang bisa menjadi inspirasi lo? Yuk, simak daftarnya!

 

1. NXA Ladies

NXA Ladies bisa dibilang sebagai salah satu tim esports senior yang ada di Indonesia. Tim ini dibentuk Monica Carolina atau yang lebih dikenal dengan nama Nixia pada 2011. Pada saat itu, belum banyak tim esports yang terbentuk di Indonesia seperti sekarang. Bahkan, sang pendiri tim ini, Nixia, telah memulai kariernya sebagai gamer pro sejak 2008.

Berawal dari sebuah tim yang berfokus pada game first-person shooter (FPS), kini NXA Ladies telah mengembangkan timnya dengan membuka divisi game lain, di antaranya Dota 2, League of Legends, hingga Mobile Legends. Berbagai prestasi pun telah mereka raih, di antaranya juara pertama Dota 2 ICE Ladies Bandung, Counter-Strike: Global Offensive MSI Gaming Night, dan Call of Duty 4 Nvidia Seminar and Gaming Competition.

 

2. Female Fighters (FF Gaming)

Sama halnya dengan NXA Ladies, FF Gaming juga termasuk dalam tim esports senior yang ada di Indonesia. Tim ini dibentuk oleh Ridha Audrey bersama teman-temannya pada 2010 dengan nama Female Fighters. Seiring berjalannya waktu, anggota asli Female Fighters memutuskan untuk keluar, hingga hanya tinggal Audrey yang masih bertahan. Namun, karena semangatnya yang tinggi, Audrey pun merekrut anggota baru dan tetap mempertahankan tim ini hingga sekarang.

Demi perubahan dan semangat baru, tim ini memutuskan memodifikasi nama mereka menjadi FF Gaming. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penggemar cowok yang mungkin sungkan menggunakan merchandise mereka karena ada kata “female”. Hingga saat ini, FF Gaming masih setia dengan game FPS dengan divisi CS:GO dan Point Blank. Berbagai prestasi telah didapatkan tim ini, termasuk menjadi runner-up Point Blank Ladies Championship 2017.

 

3. EVOS Galaxy Sades

Tim ini dibentuk oleh salah satu pemainnya, yaitu Indri Sherlyana atau yang lebih dikenal dengan Clarity pada 2012, dengan nama Galaxy Ladies. Kemudian pada Oktober 2017, Galaxy Ladies memutuskan untuk bergabung dengan EVOS dan nama timnya pun berubah menjadi EVOS Galaxy Sades.

Prestasi tim Point Blank ini enggak main-main, loh. Tim yang beranggotakan Cyrus, Alonaaa, Cronoz, TRdev, dan Clarity ini berhasil mepertahankan juara Point Blank Ladies Championship selama tiga tahun berturut-turut, dari 2016—2018. Kemenangan mereka di PBLC 2017 membuat mereka menjadi tim cewek Indonesia pertama yang berlaga di Point Blank International Women’s Championship 2017.

 

4. Belletron

Bigetron punya tim divisi cewek yang diberi nama Belletron Esports. Belletron punya tiga divisi game, di antaranya AOV, CS:GO, dan Mobile Legends. Walau belum lama terbentuk, Belletron telah menorehkan prestasi yang cukup gemilang, loh.

Divisi AOV yang beranggotakan Valanyr, Jesslyn, Tazy, Cimma, dan Ravalda ini berhasil memenangkan AOV Princess Cup 2018 pada April lalu. Selain itu, keenam anggota divisi Mobile Legends, yaitu Quinnie, Earl, Pica, Mia, Ansley, dan Na, pernah memenangkan salah satu turnamen Mobile Legends untuk tim cewek. Namun, saat memenangkan turnamen tersebut, mereka masih berada di naungan tim lain.

 

5. Cening Ayu Gaming

Walau game MOBA mobile sedang populer saat ini, Dota 2 masih tetap digandrungi oleh gamer cowok maupun cewek. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya tim Dota 2 cewek asal Bali yang bernama Cening Ayu Gaming. Tim ini beranggotakan Mind, Metong, TamTam, Michehe, dan Goldgirl999.

Tim ini terbentuk saat TamTam, Michehe, dan Goldgirl999 bertemu di acara meet and greet Nixia di Bali. Nama Cening Ayu sendiri merupakan kata dari bahasa Bali yang berarti gadis cantik. Meski terhitung baru, mereka berjanji akan terus memperbaiki performa tim dan siap bersaing dengan tim Dota 2 cowok.

***

Itu dia berbagai tim esports cewek Indonesia yang membanggakan. Mereka juga bisa jadi panutan dan inspirasi buat lo para cewek yang ingin berkecimpung di dunia esports. Semoga semakin banyak tim esports cewek Indonesia yang berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia, ya.



Add comment