Fakta-Fakta Tentang Venom Dan Symbiote Part 1


Geeks, udah pada nonton trailer terbaru Venom dong? Trailer ini ngungkapin banyak banget symbiote, entah itu Venom atau pun symbiote lainnya. Nah, kali ini kita mau ngasih beberapa fakta menarik tentang Venom dan khususnya symbiote, apa aja sih? cek dibawah ini sekarang ya :


Asal – Usul Symbiotes


Tampaknya tidak mungkin jika asal – usul sebenarnya dari sosok sepopuler para Symbiote tidak diperkenalkan dalam sebuah komik, tapi perlu diketahui bahwa selama 30 tahun dari debut mereka belum ada asal – usul yang detail dan jelas mengenai planet mereka dan bagaimana mereka berkoloni.

Namun pada akhirnya dalam komik Guardian of the Galaxy Vol. 3#23, sang penulis Brian Michael ditugaskan untuk memberikan backstory yang solid untuk para symbiote. Dimana The Guardians mengunjungi tempat asal – usul para Symbiote dan belajar beberapa hal menarik tentang mereka dalam perjalanan nya.

Sebagai permulaan, nama dari planet dan spesies mereka adalah Klyntar. Bagaimanapun, pada kenyataan nya bahwa Klyntar adalah spesies yang damai dan jinak, mereka mencari ikatan dengan mahkluk yang layak baik secara moral dan fisik, untuk kemudian menciptakan sebuah prajurit khusus yang bertugas menjaga perdamaian. Namun, apabila ikatan mereka dengan host nya tidak cocok, mereka akan berubah menjadi jahat dan haus darah. Mungkin ini adalah alasan dibalik liarnya sosok mahkluk Klyntar seperti Venom dan Carnage. Itu juga menjadi sebuah penjelasan sendiri mengapa Symbiote Spider-Man tidak memiliki tubuh besar dan mulut lebar seperti kebanyakan host dari Symbiote yang diperkenalkan oleh Marvel sebelumnya.


Venom Adalah Alien Buangan


Sementara butuh puluhan tahun untuk mengetahui asal muasal dari spesies Klyntar, Venom mungkin tergolong salah satu karakter di Marvel yang memiliki beragam backstory yang telah disuguhkan selama bertahun – tahun kepada pembaca, tapi salah satu yang menjadi sebuah gamechanger terbesar adalah pada komik Venom Super Spesial #1 (1995), dimana terungkap bahwa Venom dipenjara dan diasingkan oleh spesiesnya sendiri.

Host pertama dari para Symbiotes adalah mahkluk kejam yang menggunakan kekuatan Symbiotes untuk menyebarkan genosida dan memerintah sepenuhnya dari planet yang mereka kuasai. Sebelum Venom melarikan diri ke bumi dan memilih Peter sebagai Inangnya, ia merupakan seorang tahanan dari ras nya, Venom dianggap pemberontak.


Kelemahan Symbiotes


Klyntar termasuk spesies berbahaya dan haus darah bukan berarti mereka tidak memiliki kelemahan bahkan phobia, Spider-Man menemukan bahwa Klyntar sangat menghindari suara yang keras dan nyaring, hal ini terjadi pada saat ia mencoba menyingkirkan kostum symbiote yang ia kenakan dengan menghantamkan badan nya pada lonceng sehingga menimbulkan suara yang berdengung. Selain itu, mereka pun memiliki rasa takut alami terhadap api karena dapat menyebabkan tubuh mereka menjadi terlalu panas dan meleleh sehingga mereka tidak dapat menempel dengan tubuh host nya.

Meskipun telah dikalahkan ber kali – kali oleh Spider-Man namun hanya satu yang mereka takuti keberadaan nya, siapa lagi kalau bukan The Sentinel of the Spaceway, Silver Surfer. dimana pada satu titik dalam sejarah mereka Silver Surfer membantu Galactus untuk melahap planet mereka.



Host Pertama Venom



Sebagian besar dari fans Spider-Man mungkin mengetahui bahwa Venom pertama adalah Eddie Brock. Wartawan kekar dengan rambut pirangnya yang memiliki kebencian irasional terhadap Spider – Man yang selalu menjadi sosok Ikonik dibalik kostum Venom. Namun, apakah Movie Geek tahu bahwa sebenarnya sosok awal dari venom hampir saja bergender wanita ?

Dalam buku berjudul “Comic Creators On Spider-Man” David Michelinie mengungkapkan bahwa konsep awal dari Venom jauh berbeda dari apa yang kita ketahui selama ini. Ide awal Michelinie untuk Venom adalah seorang wanita hamil yang kehilangan suaminya saat spiderman bertarung melawan penjahat, dimana sebuah Taxi yang menghindari pertarungan Spider-Man secara tidak sengaja menabrak sang suami secara brutal dan kemudian tewas, dan malam itu juga sang wanita kehilangan bayi nya karena trauma.

Namun pada akhirnya cerita ini disimpan karena terdengar terlalu bodoh. Seorang Editor dari Michelinie, Jim Salicrup menyimpulkan bahwa seorang wanita tidak mungkin menjadi salah satu ancaman fisik yang berarti untuk Spider-Man.


Symbiote Carnage Terikat Pada Darah Host



Sosok Carnage pertama kali diperkenalkan dalam komik Amazing Spider-Man #360, Carnage pada dasarnya adalah sel dari Venom yang ditinggalkan Eddie saat berada di penjara dan menyatu dengan rekan satu selnya, Cletus Kasady. Cletus Kasady adalah seorang pembunuh berantai, saat kecil bahkan ia mendorong neneknya dari tangga, menyiksa anjingnya sendiri, dan membakar panti asuhan tempat dia tinggal. Rencana awal Marvel adalah membuat versi lebih gelap untuk menggantikan Venom, namun popularitas keduanya memaksa mereka untuk mempertimbangkan kembali.

Tidak seperti Venom, Symbiote Carnage memiliki ikatan yang lebih dalam dengan inangnya. Setelah memasuki tubuh Kasady melalui luka kecil, yang kemudian sel dari symbiote Carnage menyatu dengan darahnya (ini yang membuat Carnage berwarna merah seperti darah). Ikatan mereka begitu kuat sehingga Carnage mengacu pada dirinya sebagai “aku” sebagai pribadi yang utuh. Carnage terbukti menjadi lawan yang tangguh untuk Spider-Man, bahkan untuk mengalahkan nya Peter harus beraliansi dengan Venom.

Meskipun Carnage berhasil dikalahkan dengan menyerap kembali selnya kedalam Symbiote Venom, itu semua tidak menghentikan kegilaan Kasady. Ia tetap menjadi seorang pembunuh berantai dengan mengecat tubuhnya berwarna merah sehingga menyerupai persona dari Carnage. Ia tidak memiliki tujuan lain selain membunuh, itulah yang membuat Kasady dan Carnage menjadi sosok yang tidak bisa dipisahkan.

Itu dia beberapa fakta menarik tentang Venom dan symbiote, kira-kira ada fakta lainnya ga sih yang kalian tau Geeks? yuk share di komentar dan jangan lupa tungguin part 2 nya.

Add comment