One Piece 914 Menjawab Kenapa O-Tama Tidak Memakan Pipinya Sendiri!


O-Tama di One Piece adalah tokoh yang nasibnya cukup ironis.

Dia ini memiliki kekuatan untuk menciptakan makanan. Dia dapat memunculkan kibi dango penjinak hewan dari pipinya.

Terus kenapa dia tidak memakan kibi dango ciptaan pipinya sendiri? Dia benar-benar hidup miskin dan kelaparan.

Jawabannya sederhana, O-Tama tidak bisa kenyang memakan dango ciptaan pipinya sendiri.

Ketimbang buat makanan, tampaknya dango dari pipi O-Tama memang lebih efektif untuk digunakan menjinakkan hewan liar seperti Komainu dan Baboon.

Kemampuan penjinak hewan dari Tama ini juga yang membuat salah satu bos geng Kaido tertarik kepadanya.

Walau tidak bisa mengenyangkan perutnya sendiri, kibi dango yang bisa diciptakan Tama ini diprediksi akan memiliki dampak besar di alur Wano.

Pasalnya, di kisah Momotaro, sang pahlawan bisa membantu burung pegar, anjing, dan monyet dengan bantuan dango.


CONTINUE READING BELOW


Momotaro sendiri kemudian melawan oni.

Nah, musuh utama alur Wano adalah tokoh yang memiliki penampilan fisik mirip Oni. (Kaido). Sementara itu Tama bisa menciptakan kibi dango penjinak hewan. Bisa jadi dia akan berperan sebagai Momotaro di kisah ini, meski sejauh ini bocah ini masih lebih terasa seperti beban untuk Luffy ketimbang membantu.

Tama sendiri sejauh ini sudah menjinakkan Komainu (anjing), dan Baboon (monyet). Ia hanya tinggal menjinakkan satu hewan lagi untuk menciptakan trio hewan Momotaro.

Tentu saja, bisa saja dia justru dibantu oleh Monkey D. Luffy (monyet), Kuzan alias Aokiji (burung pegar), serta satu tokoh lagi yang memiliki ciri anjing untuk membantu membebaskan Wano.

Makannya menarik juga Luffy memiliki  nama palsu Luffytaro untuk Wano. (Diberikan oleh Zoro di bab ini). Itu bisa menjadi indikasi kalau Luffy memang yang akan menjungkalkan Kaido.


Ternyata itulah alasan Tama tidak memakan dango dari pipinya sendiri.

Selain tidak mengenyangkan, mungkin seram juga ya sampai harus “kanibal” memakan kue yang dibikin dari pipi sendiri untuk bertahan hidup.

Gimana pendapatmu? Sampaikan di kolom komentar!


Add comment